Mengenal Alat Ukur Kinerja Paru – Paru (Spirometer)

Salah satu sistem penunjang kehidupan manusia adalah pernafasan. Paru – paru adalah organ yang berperan dalam sistem ini. Perkembangan teknologi dalam dunia kesehatan yang semakin pesat, memungkinkan kita untuk mengukur kinerja paru – paru, mendeteksi dan mendiagnosa penyakit paru tanpa harus menggunakan sinar x dan juga mengukur volume pernafasan. Semua itu dapat dilakukan dengan menggunakan satu alat yang disebut Spirometer.

Untuk anda yang berkecimpung dalam dunia kesehatan, tentu tidak asing lagi dengan alat ini. Tidak hanya semata – mata dalam dunia medis, aspek lain pun alat ini terkadang digunakan. Seperti misalnya untuk tes para tenaga kerja yang bekerja di Kawasan pabrik dengan paparan asap terus – menerus. Hal ini penting sekali karena bisa jadi kondisi paru – paru dan kualitas pernapasan menurun karena pengaruh ini.

Mengenal Alat Spirometer

Sebenarnya sekilas tentang alat Spirometer sudah kita siggung di bagian pembuka tadi. Jadi, spirometer pada dasarnya adalah sebuah alat yang digunakan untuk mengukur parameter – parameter penting yang bisa digunakan untuk berbagai macam pemeriksaan pernafasan. Mulai dari mengukur volume pernafasan, gangguan pernafasan, hingga deteksi gangguan fungsi paru.

Sepertihalnya alat kesehatan lainnya, spirometer juga terus berkembang dari dulu hingga sekarang ini. Mulai dari sistem yang manual hingga sekarang sudah terdapat dalam sistem digital yang sangat praktis dan mudah. Hasil bisa ditampilkan pada layar monitor, dan langsung dapat dicetak sesaat setelah pemeriksaan selesai dilakukan.

Mengenal Fungsi Alat Spirometer

Telah disinggung sedikit di atas tentang apa garis berasr fungsi alat ini. Secara umum memang alat ini berhubungan dengan sistem pernafasan, khususnya organ yang paling berperan dalam sistem ini yaitu paru – paru. Berikut ini beberapa fungsi penting alat spirometer sebagai alat medis / alat kesehatan.

  • Memeriksa kinerja fungsi paru – paru
  • Mendiagnosa kemungkinan penyakit pernapasan di masa yang akan datang
  • Membantu mendiagnosa dan menemukan penyakit pernafasan seperti Emfisema, Bronkitis Kronis, Fibrosis pada paru dan penyakit PPOK lainnya
  • Pemantauan progress pengobatan yang sedang dijalani oleh pasien
  • Terkadang digunakan untuk membantu dokter dalam menentukan kemungkinan resiko saat akan menjalani operasi

Itulah beberapa diantara fungsi alat spirometer, sebagaimana sudah kita ketahui bersama, alat ini memiliki fungsi yang berhubungan dengan gangguan pernafasan dan paru – paru.

Contoh Alat Spirometer Dan Bagian – Bagiannya

Sudah kita katakana bahwa alat spirometer mengalami berbagai macam perkembangan hingga sekarang ini. Berikut adalah salah satu contoh dari beberapa contoh alat spirometer yang banyak digunakan.

mengenal alat spirometer

Bisa kita lihat dari garmbar diatas, adalah salah satu contoh alat spirometer yakni Spirolab III. Kita bisa melihat beberapa bagian dari spirometer ini diantaranya.

  • Layar LCD
  • Panel Kontrol
  • Printer thermal
  • Sensor spirometer + kabel
  • Mouthpiece
  • Mesin spirometer

Sebagian alat spirometer sekarang sudah sangat modern dengan desain yang bermacam – macam. Ada juga mesin spirometer portable dengan ukuran pocket yang pas dikantong. Mesin dan sensor udara jadi satu, jadi tanpa kabel. Namun tidak dilengkapi dengan printer. Untuk mencetak hasil, perlu dikoneksikan dengan PC dan software untuk transfer file ke komputer sehingga bisa dicetak.

Paramter Pengukuran Dalam Alat Spirometer

Bagaimanapun hebatnya alat medis, hanyalah sebuah perangkat untuk membantu mendiagnosis sebuah permasalahan kesehatan atau gangguan pada sistem tertentu. Begitu juga dengan spirometer, hasil yang keluar bukanlah tertera gangguan paru secara langsung namun berupa angka – angka dalam bentuk desimal dan prosentase.

Dalam proses pengukuran, pasien diminta untuk menutup hidung (dengan penjepit), kemudian menarik napas dalam dan menghembuskan secara kuat pada mouthpiece hingga udara dalam paru – paru anda habis.

Berikut ini beberapa parameter yang diukur dalam proses pengukuran menggunakan alat spirometer

  • FVC (Force Vital Capaticy) Kapasitas Vital Paksa atau Kapasias Udara Total Yang Dihembuskan
  • FEV 1, (Force Expiratori Volume) Ekspiratori paksa dalam satu detik pertama
  • FEV 1/ FVC (perbandingan antara kedua parameter)

Dari angka – angka yang diperoleh kemudian juga gambar grafik yang dihasilkan. Dokter akan menganalisa dan menentukan diagnosis terhadap pasien. Dari situ juga dokter dapat memberikan terapi pengobatan untuk mengatasi penyakit atau gangguan yang diderita oleh pasien.

Alat Spirometer Terbaik

Ada banyak model, tipe dan juga merk alat spirometer tersedia di toko kami. Anda bisa memilih produknya di laman Katalog Spirometer di website ini. Anda bisa menghbungi kontak customer sales kami untuk informasi lebih lengkap terkait produk, harga terbaru dan untuk pemesanan. Sekian ulasan singkat tentang alat spirometer, mudah – mudahan bisa bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!