jenis autoclave

Mengenal Beberapa Jenis Autoclave

Autoclave atau sering juga disebut dengan Autoklaf merupakan salah satu diantara beberapa macam alat sterilisasi yang digunakan di berbagai bidang. Di dalam dunia kesehatan, Autoclave digunakan untuk mensterilkan peralatan medis dan alat – alat laboratorium. Selain itu juga instrument operasi seperti gunting, pinset, dan perlalatan bedah lainnya. Berdasarkan metode sterilisasi, autoclave digunakan untuk sterilisasi uap bertekanan. Namun tahukah anda, ada beberapa jenis autoclave dipasaran yang bekerja berdasarkan karakteristiknya. Untuk mengenal lebih detail tentang jenis – jenis autoclave kali ini kita coba bahas dalam artikel singkat ini.

Mengenal Jenis – Jenis Autoclave

Berdasarkan beberapa sumber yang kami rujuk, setidaknya ada tiga macam autoclave yang digunakan hingga saat ini. Meskipun terdapat beberapa perbedaan, namun dari fungsi dan prinsip kerja autoclave itu sendiri tetaplah sama. Berikut beberapa jenis autoclave yang dimaksud. Point mendasar dari perbedaan ketiga macam autoclave ini terletak pada metode menghilangkan udara dari dalam ketika proses sterilisasi berlangsung.

High Vacum Autoclave (Autoclave Vakum Tinggi)

Jenis pertama yaitu Autoclave Vakum. Autoclave ini didesain dengan menambahkan sebuah pompa yang berfungsi untuk mengosongkan udara dari dalam autoclave. Tujuannya adalah untuk mencapai titik vakum, dan kondisi ini umumnya berjalan sekitar 8 hingga 10 menit.

Kemudian uap akan dimasukkan ke dalam autoclave ketika keadaan vakum sudah terjadi. Saat inilah proses sterilisasi berlangsung, saat uap secara cepat menyentuh permukaan benda – benda yang ada di dalamnya. Dan di saat ini juga terjadi kenaikan suhu 132 – 135  °C selama 3 hingga 4 menit berlangsungnya proses sterilisasi.

Gravity Displacement Autoclave

Autoclave Jenis ke dua ini merupakan kebanyakan dari jenis Autoclave yang digunakan di berbagai bidang. Diberi nama dengan istilah Gravity karena menggunaan prinsip grafitasi atau sifat alamiah dari masa uap udara yang ada di dalam autoclave itu sendiri. Dengan memasukkan uap ke dalam autoclave dari bagian atas, secara otomatis udara akan tertekan ke bagian bawah.

Karena volume uap yang semakin banyak, udara akan keluar melalui bagian bawah autoclave. Di sinilah mulai terjadi peningkatan suhu dan proses sterilisasi dimulai. Proses sterilisasi menggunakan autlclave jenis ini berlangsung antara 10 hingga 30 menit dengan suhu sterilisasi antara 121 – 134 °C.

Pressure-Autoclave (Steam-Flush)

Jenis Autoclave yang ketiga disebut dengan jenis Pressure-Autoclave atau Steam-Flush. Yakni Autoclave dengan sistem dorongan uap diatas tekanan atmosfir dan aliran uap yang berlangsung secara berulang – ulang. Jadi berapa waktu yang dibutuhkan untuk sterilisasi tergantung dari jenis benda yang diserilisasi.

Itulah beberapa macam jenis Autoclave yang digunakan hingga saat ini. Walaupun memiliki jenis yang berbeda namun secara umum prinsip kerja Autoclave tetaplah sama yaitu sebagai alat sterilisasi basah atau sterilisasi uap bertekanan. Dengan mensterilkan benda, alat, instrument dengan menggunakan metode panas uap bertekanan.

Untuk anda yang membutuhkan alat sterilisasi, khususnya Autoclave, anda bisa cek katalog produk Autoclave di toko kami. Temukan dan pilih produk yang anda butuhkan dan segera hubungi custometer service kami untuk informasi produk lebih lanjut terkait ketersediaan stok, harga terbaru, diskon, pengiriman dan lain sebagainya

Wajib dibaca : Contoh prosedur sterilisasi menggunakan Autoclave

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!