cara menggunakan alat aed

Contoh Prosedur Penggunaan Alat AED

Cara penggunaan alat AED sebenarnya cukup simpel, karena memang alat ini sudah dirancang secara khusus untuk bisa digunakan oleh siapa saja termasuk orang awam sekalipun. Namun di Indonesia, alat ini belum banyak dikenal orang awam. Hanya beberapa orang saya yang sudah mengetahuinya, dan itupun karena mereka memiliki aktifitas yang berhubungan dengan kesehatan.

Mengingat pentingnya alat ini, kita beharap pemerintah segera mensosialisasikan dan memperkenalkan alat AED ini pada masyarakat awam di berbagai daerah. Dengan demikian, masyarakat kita yang awam sekalipun bisa mengetahui apa fungsi alat tersebut dan minimal tahu kapan penggunaan alat tersebut.

Pada kesempatan lalu kita sudah membehas panjang lebar tentang apa itu Defibrillator dan bahkan kita juga sudah membahas tentang jenis – jenis defibrillator hingga pada satu jenis alat defibrillator yakni yang kita sebut AED atau Automatic External Defibrillator. Kali ini kita akan membagikan informasi singkat tentang contoh prosedur penggunaan AED pada korban henti jantung (serangan jantung).

Cara Menggunakan Mesin AED

Ketika anda menemukan seseorang yang terkena serangan jantung mendadak dengan gejala yang umum seperti nyeri dada, pusing, mual, sesak nafas, dan mulai kehilangan kesadaran.

  • Mintalah bantuan seseorang untuk mencari alat AED dan segera menghubungi pusat layanan medis
  • Sembari menunggu AED datang, periksalah korban dan coba teriakan di telinga “apakah anda baik – baik saja “
  • Jika tidak ada jawaban, maka segera lakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP) dengan cara memberikan kompresi di dada dengan frekuensi 100 per menit, dengan kedalaman tekanan kurang lebih 2 inc
  • Sembari melakukan itu, anda bisa tambahkan bantuan nafas buatan dengan cara mendongakkan dagu ke atas, menutup hidung dan meniupkan nafas dua kali. Kemudian lakukan kembali RJP
  • Ketika AED sudah tiba, maka segera buka baju korban, bersihkan keringat dan juga bulu rambut yang terdapat di bagian dada
  • Pasang dan rekatkan Pads AED dengan benar dan nyalakan AED
  • Ikuti instruksi suara yang keluar dari mesin AED,
  • AED secara otomatis akan menganalisa irama jantung korban.
  • Apabila AED yang anda gunakan full otomatis, maka anda akan diperintahkan untuk menjauh ketika AED akan memberikan kejutan pada korban
  • Namun apabila AED yang anda gunakan Semi-Otomtis, maka anda akan diperintahkan untuk menekan tombol “kejut”, lakukan dan jangan sampai ada yang menyentuh korban
  • Kembali lakukan RJP setelah kejutan dilakukan, periksa korban dan coba kembali teriakan “Apakah anda baik – baik saja”
  • Hentikan RJP ketika anda menemukan tanda – tanda kehidupan seperti bantuk, membuka mata dan berbicara.
  • Apabila belum, maka AED akan kembali melakukan kejutan yang kedua setelah menganalisa ulang irama jantung korban.
  • Segera bawa ke pusat layanan medis terdekat untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut setelah tindakan penyelamatan awal menggunakan alat AED.

Itulah salah satu contoh cara menggunakan alat AED, betapapun mudahnya alat ini digunakan namun sebaiknya anda telah membaca banyak referensi tentang penggunaan alat AED. Ini hanyalan salah satu contoh prosedur. Oleh sebeb itu, kami berharap pemerintah ikut ambil bagian dalam sosialisasi penggunaan dan pengenalan alat ini.

Penting : Tips Memilih Defibrillator Yang Tepat

Untuk anda yang membutuhkan mesin AED, tidak perlu khawatir, sudah kami siapkan produk AED pilihan terbaik yang telah digunakan di berbagai penjuru dunia dengan berbagai macam model dan merk. Silahkan kunjungi katalog AED defibrillator di toko kami. Sekian, semoga bermanfaat !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!